Kamis, 22 Maret 2012

WAWASAN NUSANTARA 2

A. Pengertian Wawasan Nusantara
Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia diri dan lingkungannya, dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
B. Isi Wawasan Nusantara
Wawasan Nusantara mencakup :
1. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Politik, dalam arti :
a. Bahwa kebulatan wilayah nasional dengan segala isi dan kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah, wadah, ruang hidup, dan kesatuan matra seluruh bangsa serta menjadi modal dan milik bersama bangsa.
b. Bahwa bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan berbicara dalam berbagai bahasa daerah serta memeluk dan meyakini berbagai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa harus merupakan satu kesatuan bangsa yang bulat dalam arti yang seluas-luasnya.
c. Bahwa secara psikologis, bangsa Indonesia harus merasa satu, senasib sepenanggungan, sebangsa, dan setanah air, serta mempunyai tekad dalam mencapai cita-cita bangsa.
d. Bahwa Pancasila adalah satu-satunya falsafah serta ideologi bangsa dan negara yang melandasi, membimbing, dan mengarahkan bangsa menuju tujuannya.
e. Bahwa kehidupan politik di seluruh wilayah Nusantara merupakan satu kesatuan politik yang diselenggarakan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
f. Bahwa seluruh Kepulauan Nusantara merupakan satu kesatuan sistem hukum dalam arti bahwa hanya ada satu hukum nasional yang mengabdi kepada kepentingan nasional.
g. Bahwa bangsa Indonesia yang hidup berdampingan dengan bangsa lain ikut menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial melalui politik luar negeri bebas aktif serta diabdikan pada kepentingan nasional.
2. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai satu Kesatuan Ekonomi, dalam arti :
a. Bahwa kekayaan wilayah Nusantara baik potensial maupun efektif adalah modal dan milik bersama bangsa, dan bahwa keperluan hidup sehari-hari harus tersedia merata di seluruh wilayah tanah air.
b. Tingkat perkembangan ekonomi harus serasi dan seimbang di seluruh daerah, tanpa meninggalkan ciri khas yang dimiliki oleh daerah dalam pengembangan kehidupan ekonominya.
c. Kehidupan perekonomian di seluruh wilayah Nusantara merupakan satu kesatuan ekonomi yang diselenggarakan sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan dan ditujukan bagi sebesar-besar kemakmuran rakyat.
3. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Sosial dan Budaya, dalam arti :
a. Bahwa masyarakat Indonesia adalah satu, perikehidupan bangsa harus merupakan kehidupan bangsa yang serasi dengan terdapatnya tingkat kemajuan masyarakat yang sama, merata dan seimbang, serta adanya keselarasan kehidupan yang sesuai dengan tingkat kemajuan bangsa.
b. Bahwa budaya Indonesia pada hakikatnya adalah satu, sedangkan corak ragam budaya yang ada menggambarkan kekayaan budaya bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan budaya bangsa seluruhnya, dengan tidak menolak nilai – nilai budaya lain yang tidak bertentangan dengan nilai budaya bangsa, yang hasil-hasilnya dapat dinikmati oleh bangsa.
4. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Pertahanan Keamanan, dalam arti :
a. Bahwa ancaman terhadap satu pulau atau satu daerah pada hakekatnya merupakan ancaman terhadap seluruh bangsa dan negara.
b. Bahwa tiap-tiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam rangka pembelaan negara dan bangsa.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengimplementasikan wawasan nusantara, yaitu:
  1. Pelaksanaan kehidupan politik yang diatur dalam undang-undang, seperti UU Partai Politik, UU Pemilihan Umum, dan UU Pemilihan Presiden. Pelaksanaan undang-undang tersebut harus sesuai hukum dan mementingkan persatuan bangsa.Contohnya seperti dalam pemilihan presiden, anggota DPR, dan kepala daerah harus menjalankan prinsip demokratis dan keadilan, sehingga tidak menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa.
  2. Pelaksanaan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia harus sesuai denga hukum yang berlaku. Seluruh bangsa Indonesia harus mempunyai dasar hukum yang sama bagi setiap warga negara, tanpa pengecualian. Di Indonesia terdapat banyak produk hukum yang dapat diterbitkan oleh provinsi dan kabupaten dalam bentuk peraturan daerah (perda) yang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku secara nasional.
  3. Mengembagkan sikap hak asasi manusia dan sikap pluralisme untuk mempersatukan berbagai suku, agama, dan bahasa yamg berbeda, sehingga menumbuhkan sikap toleransi.
  4. Memperkuat komitmen politik terhadap partai politik dan lembaga pemerintahan untuk menigkatkan semangat kebangsaan dan kesatuan.
  5. Meningkatkan peran Indonesia dalam kancah internasional dan memperkuat korps diplomatik ebagai upaya penjagaan wilayah Indonesia terutama pulau-pulau terluar dan pulau kosong.

Kamis, 15 Maret 2012

CINTA TANAH AIR

 CINTA TANAH AIR DAN BANGSA ADALAH WUJUD KEIMANAN

 Negara Indonesia mendapatkan kemerdekaan tidak dengan mudahnya.Bayangkan hampir 350 tahun di jajah oleh Belanda dan kemudian 3,5 tahun di jajah oleh Jepang.Kalau kita sekarang merasa nyaman dan segalanya mudah karena jasa dari para pendahulu yang berjuang harta dan nyawa demi sebuah Kemerdekaan.

Kalau anda hidup 350 tahun yang lalu pastinya akan merasakan hidup yang tertekan dan tidak bebas,harta nyawa dan keluarga adalah tantangannya.Pada saat itu kebutuhan sandang dan pangan saja susah.transportasi,hiburan apalagi.Setiaap saat harus menghadapi senjata dan kemurkaan penjajah.Alhamdulillah kita sekarang jauh dari itu walaupun sebenarnya mempunyai tantangan yang berbeda.

Bersyukur dengan mencintai tanah air dan bangsa berupa tindakan yang terbaik buat keluarga,masyarakat dan negara adalah sepatutnya kita lakukan.Itu semua adalah wujud dari keimanan.Nabi sendiri mengajarkan kita untuk mencintai tanah airnya,Karena semua yang kita dapat baik materi dan imateri secara tidak sadar kita mendapatkan dari kedaulatan dan kemerdekaan Tanah Air kita Indonesia.

Banyak darah dan Nyawa sebagai korban untuk mendapatkan kedaulatan dan Kemerdekaan Indonesia.Dan oleh negara lain telah di akui Indonesia menjadi negara Merdeka dengan Bendera Merah putih sebagai simbol Negara dan simbol pengakuan dari negara lain.Sepantasnya juga kita menghormati bendera Merah Putih sebagai simbol Kemerdekaan yang di capai dengan korban darah dan nyawa.Dan dengan menghormat bendera bukan menuhankan tetapi dengan menghormat bendera kita bersyukur atasKemerdekaan Republik Indonesia dan dengan menghormat bendera sebagai simbol kita menghargai jasa para Pahlawan.Itulah Wujud Keimanan dan Mari kita memberikan yang terbaik buat bangsa kita negara kita Indonesia.


sumber : http://www.kabartulisan.com/2011/08/cinta-tanah-air-dan-bangsa-adalah-wujud.html

Minggu, 04 Desember 2011

siklus hidup sistem

Siklus Hidup Sistem

Tahapan dari siklus hidup sistem yaitu :
1. Tahap Perencanaan
2. Tahap Analisis
3. Tahap Rancangan
4. Tahap Penerapan
5. Tahap Penggunaan
TAHAP PERENCANAAN
Keuntungan dari merencanakan proyek CBIS, yaitu :
· Menentukan lingkup dari proyek
· Mengenali berbagai area permasalahan potensial
· Mengatur urutan tugas
· Memberikan dasar untuk pengendalian
TAHAP ANALISIS
Ketika perencanaan selesai dan mekanisme pengendalian telah berjalan, tim proyek beralih pada analisis sistem yang telah ada. Analisis sistem adalah penelitian atas sistem yang telah ada dengan tujuan untuk merancang sistem baru atau diperbarui.
TAHAP PERANCANGAN
Rancangan sistem adalah penentuan proses dan data yang diperlukan oleh sistem baru. Jika sistem itu berbasis komputer, rancangan dapat menyertakan spesifikasi jenis peralatann yang akan digunakan.
TAHAP PENERAPAN
Penerapan merupakan kegiatan memperoleh dan mengintegrasikan sumber daya fisik dan konseptual yang menghasilkan suatu sistem yang bekerja.
TAHAP PENGGUNAAN
Tahap penggunaan terdiri dari 5 langkah, yaitu :
1. Menggunakan sistem
2. Audit sistem
3. Memelihara sistem
4. Menyiapkan usulan rekayasa ulang
5. Menyetujui atau menolak rekayasa ulang sistem
Sumber (http://www.scribd.com/doc/28593896/SIKLUS-

Senin, 28 November 2011

Pengertian Intranet

Apakah yang dimaksud dengan Intranet ?
Pengertian dan Keunggulan

Intranet adalah konsep LAN yang mengadopsi teknologi Internet, diperkenalkan
pada akhir tahun 1995. Khoe Yao Tung (1997) mengatakan : Intranet adalah LAN
yang menggunakan standar komunikasi dan segala fasilitas Internet, diibaratkan
berInternet dalam lingkungan lokal. Intranet umumnya juga terkoneksi ke Internet
sehingga memungkinkan pertukaran informasi dan data dengan jaringan Intranet
lainnya (Internetworking) melalui backbone Internet.
Kompatibilitas Intranet (sebagaimana Internet) sangat tinggi terhadap sistem
lainnya sehingga mudah diterapkan, dipelajari, dikembangkan dan dikonfigurasi
ulang. Dukungan aplikasi, program dan sistem operasi yang luas akibat dari
popularitas Internet menjadikan Intranet sebagai masa depan LAN. Keistimewaan
fasilitas Intranet yang tidak terdapat pada jaringan lokal (LAN) konvensional adalah :
Tampilan WEB (grafis, multimedia) pada sistem operasi, navigasi, aplikasi
maupun databasenya
Fasilitas standar Internet : surat elektronik (E-mail), transfer file (FTP), emulasi
terminal jarak jauh (Telnet, Rlogin), pengendalian peralatan network jarak jauh
(SMNP)
Aplikasi Internet yang kaya seperti search engine, mailing list, newsgroup,
archie, gopher, wais dan sebagainya
Script programming universal Common Gateway Interface (CGI), Perl, Visual
Basic, C dan Java yang mendukung operasi database
Dukungan integrasi database dan kompatibilitas dengan perangkat lunak yang
telah ada seperti dengan Foxpro, SQL maupun Oracle
Teknologi LAN seperti manajemen database, sistem terdistribusi, client server,
sharing resource and peripheral tetap dipertahankan.
Salah satu hal terpenting dalam Internet / Intranet adalah keamanan jaringan
(network security). Isu ini sensitif mengingat jaringan telekomunikasi komersial yang
dipakai bersifat umum (public service communication network) sehingga rentan
penyusupan dan penyadapan jaringan serta pembajakan data. Sejumlah teknologi
keamanan canggih terus dikembangkan seperti firewall, enkripsi, encapsulated data
packet, id recognition dan sebagainya, sehingga menjadi kelebihan tersendiri ketika
diterapkan dalam Intranet. Berbeda dengan LAN yang menggunakan jaringan
komunikasi terproteksi (VPN - virtual private network) sehingga keamanannya relatif
lebih terjaga sehingga cukup memakai teknologi enkripsi saja.
Terminologi yang lebih berkembang dari Intranet adalah teknologi Extranet
yang memiliki pengertian suatu jaringan Intranet yang dapat diakses dari luar baik
melalui VPN maupun media komunikasi umum.

Sabtu, 12 November 2011

Manajemen Efektif

Beberapa Pengertian Efektif:

Manajemen Efektif adalah pencapaian hasil yang sesuai dengan tujuan seperti yang telah ditetapkan.
memberikan definisi sebagai berikut : Efektivitas adalah pemanfaatan sumber daya, sarana dan prasarana dalam jumlah tertentu yang secara sadar ditetapkan sebelumnya untuk menghasilkan sejumlah barang atas jasa kegiatan yang dijalankannya. Efektivitas menunjukan keberhasilan dari segi tercapai tidaknya sasaran yang telah ditetapkan. Jika hasil kegiatan semakin mendekati sasaran, berarti makin tinggi efektivitasnya.
Efektivitas adalah pemanpaatan sumber daya, sarana dan prasarana dalam jumlah tertentu yang secara sadar ditetapkan sebelumnya untuk menghasilkan sejumlah pekerjaan tepat pada waktunya. yang menjelaskan bahwa :Efektifitas adalah suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh target (kuantitas,kualitas dan waktu) telah tercapai. Dimana makin besar presentase Schemerhon John R. Jr. adalah sebagai berikut :Efektifitas adalah pencapaian target output yang diukur dengan cara membandingkan output anggaran atau seharusnya (OA) dengan output realisasi atau sesungguhnya (OS), jika (OA) > (OS) disebut efektif.


BEBERAPA PRINSIP MANAJEMEN EFEKTIF:

  • Prinsip ini berasal dari para ahli Internasional di dalam Technical Committee 176 – Quality Management and Quality Assuransce
  • Sebagai dasar dalam merevisi standar ISO 9000:2000
  • Dapat digunakan sebagai kerangka kerja ( framework untuk Pedoman Peningkatan Organisasi )
Delapan Prinsip tersebut yaitu :
1. Customer Focused Organisation
2. Leadership
3. Involvement of People
4. Process Aproach
5. System Approach to Management
6. Continual Improvement
7. Factual Approach to Decision Making
8. Mutually Beneficial Supplier-Relationship

Prinsip 1 :
( FOKUS PADA PELANGGAN )
Perusahaan tergantung pada pelanggannya, maka haruslah mengerti apa keinginan pelanggan saat itu dan masa yang akan datang.
Temu-kenali apa keperluan pelanggan dan berusahalah untuk memenuhi bahkan melebihi harapan-harapan pelanggan.

  Penerapan khusus Prinsip 1 :
- Teliti pahami kebutuhan dan harapan pelanggan
- Pastikan bahwa sasaran organisasi sejalan dengan kebutuhan dan harapan pelanggan
- Komunikasikan kebutuhan dan harapan pelanggan ke seluruh organisasi
- Ukur kepuasan pelanggan lalu ambil tindakan dari hasil pengukuran
- Kelola secara sistematis hubungan dengan pelanggan
- Buatlah keseimbangan pendekatan antara kepuasan pelanggan dan pihak-pihak yang berkepentingan lainnya seperti : pemilik modal, karyawan, pemasok, masyarakat dan pemerintah.

Prinsip 2 :
( KEPEMIMPINAN )
Para pimpinan menetapkan / membangun kesatuan arah dan tujuan organisasi . Pimpinan harus menciptakan dan memelihara lingkungan internal yang mendukung, sehingga SDM nya sepenuhnya berdaya-upaya dalam mencapai tujuan / sasaran-sasaran organisasi.
Penerapan khusus Prinsip 2 :
- Pertimbangkan kebutuhan semua pihak yang berkepentingan , termasuk pelanggan.
- Tetapkan dan jelaskan visi organisasi ke depan agar setiap orang mengerti tujuan .
- Tentukan sasaran dan target yang menantang dan sosialisasikan
- Ciptakan dan sokong nilai-nilai kebersamaan, kejujuran dan model tugas yang etis pada semua level organisasi
- Lengkapi semua orang dengan sumberdaya yang diperlukan ( misalnya : pelatihan sesuai keperluan bidang tugas ), dan beri kebebasan bertindak dengan penuh tanggungjawab.
- Beri semangat kebesaran hati dan pengakuan terhadap konstribusi setiap orang

Prinsip 3 :
( Keterlibatan sumberdaya manusia )
Sumberdaya manusia pada semua level ( tingkatan ) adalah faktor penting dari suatu organisasi, dan keterlibatan sepenuhnya dari mereka memungkinkan kemampuan mereka digunakan untuk keuntungan organisasi.
Penerapan khusus Prinsip 3 :
- Upayakan setiap orang memahami pentingnya konstribusi dan peran mereka
- Upayakan setiap orang mengenali batasan kinerja serta lingkup tanggung-jawab mereka
- Upayakan setiap orang mengetahui permasalahan kerja mereka dan termotivasi untuk menyelesaikannya
- Ajak setiap orang aktif melihat peluang untuk meningkatkan kompetensi, pengetahuan dan pengalaman mereka
- Fasilitasi agar setiap orang bebas berbagi pengetahuan / pengalaman dan berinovasi
- Budayakan agar setiap orang secara terbuka mendiskusikan permasalahan

Prinsip 4 :
( Pendekatan Proses )
Hasil yang diinginkan tercapai dengan lebih efisien bila aktivitas dan sumber-sumber yang terkait diatur dengan baik sebagai sebuah proses.
   
Penerapan khusus Prinsip 4 :
- Secara sistematis menentukan aktivitas-aktivitas yang dibutuhkan untuk mencapai hasil yang diinginkan
- Menganalisa dan mengukur kapabilitas aktivitas-aktivitas kunci .
- Mengidentifikasi interface aktivitas-aktivitas kunci di dalam dan di antara fungsi-fungsi organisasi
- Upayakan agar proses lebih singkat dan efektif , tidak berbelit-belit
- Menekankan pada faktor-faktor seperti sumberdaya, metode dan material untuk memperbaiki aktivitas kunci pada organisasi
- Hilangkan birokrasi , serta eliminir fungsi-fungsi organisasi yang tugasnya saling tumpang tindih
- Mengevaluasi resiko, konsekwensi, dan dampak aktivitas pada pelanggan / pemasok ataupun pihak-pihak yang berkepentingan lainnya.

Prinsip 5 :
( Pendekatan Sistem pada Manajemen )
Pengidentifikasian, pemahaman dan pengelolaan suatu system dari proses-proses yang saling terkait, untuk menghasilkan perbaikan-perbaikan yang objektif pada perusahaan dengan efektif dan efisien.
Penerapan khusus Prinsip 5 :
- Penyusunan system untuk mencapai sasaran organisasi dengan lebih efektif dan efisien
- Memahami keadaan saling ketergantungan diantara proses-proses pada system
- Pendekatan struktur yang harmonis dan integrasi proses-proses , dengan tugas yang tidak saling tumpang tindih
- Memberi pemahaman terbaik pada tugas-tugas / tanggung-jawab yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan bersama, serta mengurangi hambatan lintas fungsional
- Menargetkan dan menentukan bagaimana aktivitas khusus dalam suatu sistem akan beroperasi

Prinsip 6 :
( Perbaikan yang kontinu )
Perbaikan yang berkesinambungan harus menjadi pekerjaan yang permanen dari organisasi
Penerapan khusus Prinsip 6 :
- Laksanakan secara konsisten pendekatan organisasi untuk kontinuitas perbaikan performansi
- Sediakan dan kirim SDM untuk pelatihan terhadap metode dan alat perbaikan berkesinambungan
- Laksanakan perbaikan yang kontinu pada produk, proses dan sasaran system
- Tetapkan tujuan dan sasaran sebagai pedoman, dan ukur pencapaian untuk perbaikan yang berkesinambungan
- Beri penghargaan dan pengakuan terhadap perbaikan

Prinsip 7 :
( Pendekatan factual untuk pengambilan keputusan )
Keputusan yang efektif adalah yang berdasarkan analisa data dan informasi

Penerapan khusus Prinsip 7 :
- Pastikan bahwa data dan informasi cukup akurat dan dapat dipercaya
- Sediakan data yang dapat diakses oleh yang membutuhkan
- Analisa data dan informasi dengan menggunakan metode yang valid
- Buat keputusan dan ambil tindakan berdasarkan analisis factual, seimbang dengan pengalaman intuisi

Prinsip 8 :
( Hubungan kerjasama yang saling membutuhkan dengan Supplier )
Perusahaan dan Pemasok nya ( Supplier / Vendor ) adalah saling membutuhkan. Mempunyai kerjasama yang saling menguntungkan akan meningkatkan kemampuan kedua belah pihak untuk menciptakan nilai keberhasilan.
Penerapan khusus Prinsip 8 :
- Tetapkan hubungan yang seimbang antara keuntungan jangka pendek dengan mempertimbangkan jangka panjang
- Sinergikan keahlian dan sumberdaya secara berpasangan dengan pemasok
- Identifikasi dan pilih pemasok-pemasok kunci
- Susun pengembangan bersama , untuk fleksibilitas dan kecepatan merespon perubahan kebutuhan pasar
- Berikan semangat, dorongan dan penghargaan atas peingkatan dan prestasi pemasok.

                                                           






DAFTAR PUSTAKA
Alan Brache, 2002, Seri Manajemen Sumber Daya Manusia “ Kinerja /
Performance “ (Ed), Tujuh Asumsi Yang Menghambat Perbaikan Kinerja, hal
55 – 61, Jakarta, PT. Elex Media Komputindo-Kelompok Gramedia.
Ananta, A (1987), Landasan Ekonometrika, Jakarta, PT. Gramedia.
Armstrong, M, 1998, Performance Management, Clays,Ltd,St.Ives ple, England.

Minggu, 06 November 2011

           komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain)yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet
Secara umum ada dua jenis komunikasi data, yaitu:
Melalui Infrastruktur Terestrial 
Menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya. Membutuhkan biaya yang tinggi untuk membangun infrastruktur jenis ini. Beberapa layanan yang termasuk teresterial antara lain: Sambungan Data Langsung (SDL), Frame Relay, VPN MultiService dan Sambungan Komunikasi Data Paket (SKDP).
Melalui Satelit 
Menggunakan satelit sebagai aksesnya. Biasanya wilayah yang dicakup akses satelit lebih luas dan mampu menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya infrastruktur terestrial namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya proses komunikasi. Kelemahan lain dari komunikasi via satelit adalah adanya gangguan yang disebabkan oleh radiasi gelombang matahari (Sun Outage) dan yang paling parah terjadi setiap 11 tahun sekali.
Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data informasi dan fungsi lain yang harus di penuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berjalan dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali. protokol ini mengurusi perbedaan format data pada kedua sistem hingga pada masalah koneksi listrik
Standar protokol yang terkenal yaitu OSI ( Open System Interconnecting) yang di tentukan oleh ISO ( International Standart Organization)
Ciri-ciri Penting keberkasan komunikasi data:
* penyerahan (delivery)
* kejituan (acuracy)
* menepati masa (timeliness)
REPEATER
adalah piranti yang berfungsi untuk memperbaiki dan memperkuat sinyal atau isyarat yang melewatinya dua sub jaringan yang melewatinya, dua sub jaringan yang di lewatkan pada repeater memiliki protokol yang sama untuk semua lapisan. repeater juga berfungsi untuk memperbesar batasan panjang satu segmen. sehingga dapat di gunakan untuk memperpanjang jangkauan jaringan.
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_data
               www.wahid.web.ugm.ac.id/paper/komunikasi_data.pdf
              rangkaian.ukm.my/v2/.../Komunikasi_data. 

Minggu, 23 Oktober 2011

PT. persija jaya di bubarkan

PT Persija Jaya Hari Ini Dibubarkan
Headline
Persija

INILAH.COM, Jakarta - Pengurus PT Persija Jaya melakukan serah terima saham kepada 30 klub amatir yang tergabung dalam Perserikatan Sepak bola Indonesia Jakarta (Persija).
Dualisme kepengurusan terjadi dalam tubuh klub berjuluk Macan Kemayoran itu yang hingga kini belum terselesaikan. Peraturan yang membentuk setiap klub profesional membentuk badan hukum menjadi akar permasalahannya.
Saat ini, PSSI mengesahkan PT Persija Jaya (PJ) sebagai pengurus Persija, meski menurut para pengurusnya PT tersebut telah dibekukan dan dibentuk PT baru bernama PT Persija Jaya Jakarta (PJJ).
Diduga, nama PT PJ dimanfaatkan oleh salah satu pengurusnya, Bambang Sucipto, untuk mengambil alih Persija. M. Nigara, yang tercatat sebagai Komisaris di PT PJ menjelaskan kronologis sengketa tersebut dalam jumpa pers yang juga dihadiri 30 klub amatir di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (21/10/11).
PT Persija Jaya dibentuk untuk menyelamatkan Persija berkompetisi di liga profesional. Karena niatnya untuk membantu klub, maka didirikan secepatnya dengan komposisi kepemilikan saham atas nama Benny Erwin (direktur utama), Sonny Sumarsono (Direktur), Bambang Sucipto (Direktur), Zulfikar Utama (Direktur), Sudrajat (Komisaris Utama), Pintor Posma Gurning (Komisaris) dan M. Nigara (Komisaris).
Namun pendirian PT tersebut menyalahi peraturan karena seharusnya saham dimiliki klub. Benny Erwin selaku Direktur Utama sempat merencanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk membagikan saham-saham tersebut kepada 30 klub,
“Namun tak bisa direalisasikan karena hubungan yang tidak harmonis dengan ketua umum saat itu, Toni Tobias,” terang Benny Erwin.
Karena itu, PT PJ kemudian dibekukan dan Persija dikelola PT baru dengan nama PT Persija Jaya Jakarta, dan tidak menemui kendala saat mendampingi Persija Jakarta di kompetisi Liga Super musim lalu.
Namun entah darimana asalnya, tiba-tiba untuk kompetisi musim ini PT PJ mendaftarkan Persija Jakarta dengan direktur utama Pintor Gurning.
“Jika memang terjadi perubahan dalam akta pendirian, maka jelas (akta tersebut) cacat hukum. Saya sendiri sebagai direktur utama tidak pernah melakukan RUPS untuk perubahan kepengurusan,” terang Benny.
Karena tak ingin masalah semakin berlarut, PT PJ di bawah kendali Benny Erwin akhirnya menyerahkan seluruh saham PT PJ kepada ke-30 klub amatir, yang semuanya hadir dalam jumpa pers tersebut.
Kusheri, mewakili ke-30 klub tersebut mengumumkan bahwa klub selaku pemegang saham memutuskan untuk membubarkan PT PJ.
“Dengan ini kami menerima pembagian saham dari PT Persija Jaya, sesuai dengan prinsipnya bahwa Persija adalah perserikatan yang dimiliki oleh klub,” ucapnya.
Di depan perwakilan klub amatir lainnya, Kusheri bertanya langkah apa yang akan diambil terhadap PT PJ selanjutnya, dan serentak mereka menjawab: “Bubarkan!”
“PT Persija Jaya telah dibekukan di era ketua umum Toni Tobias dan Badan Liga Indonesia, dengan demikian per hari ini PT Persija Jaya dibubarkan,” tegasnya.
Sementara itu, kepada mereka yang mencatut nama PT Persija Jaya, M Nigara mengatakan, “PT Persija Jaya yang diakui dengan direktur utama saudara Gurning tidak sah karena kami sebagai pemegang saham tidak mengakui.”

SUMBER : http://bola.inilah.com/read/detail/1788000/pt-persija-jaya-hari-ini-dibubarkan